kabar berita
you're reading...
arema indonesia aremania

Rahmad Darmawan Jajal Formasi Baru

Simulasi pertandingan lawan tim lain tampaknya sangat membantu Arema Indonesia untuk menghindari penurunan kualitas permainan. Sore kemarin (20/7), Singo Edan menggelar uji coba lawan tim sesama Malang, Persekam Metro FC.

Meski sudah sekitar dua minggu tidak bertanding, Arema masih belum kehilangan taji.
Tim asuhan Rahmad Darmawan (RD) menunjukkan superioritasnya dan menang 6-0. Alberto Goncalves mencatatkan hat-trick dalam uji coba ini dengan gol pada menit 10’, 21’ dan 39’. Tiga gol lain dicetak oleh Keith Kayamba Gumbs menit 25’ (p), Yandi Sofyan Munawar menit 81’ dan Irsyad Maulana 84’.

RD tampaknya sangat memanfaatkan waktunya yang sangat sedikit di Malang untuk mencoba formasi baru. Dalam laga kemarin, RD memamerkan formasi 4-3-1-2 yang sejatinya sudah dicoba dalam beberapa sesi pertemuan latihan. Babak pertama, RD memainkan sebagian besar pemain inti di lini depan.
Yakni, Christian Gonzales, Alberto Goncalves, Keith Kayamba Gumbs hingga Greg Nwokolo. Pada lini tengah dan belakang, RD mencampur pemain cadangan dan pemain starter. I Gede Sukadana dan Edmar Garcia dipasang di tengah. Sementara, Purwaka Yudi berkolaborasi dengan Thierry Gathuessi, Engelberd Sani dan Munhar di lini defender.

Tanpa Kurnia Meiga, I Made Wardana jadi kiper yang turun pada babak pertama. Dengan pemain starter ini, Arema sedikit gamang pada lima menit pertama. Tapi, gol heading Alberto Goncalves menit 10, yang berawal dari set piece I Gede Sukadana membuat para pemain lebih tenang dan rileks. Strategi yang diinginkan RD sepertinya mulai berjalan lancar.

Sebelas menit berselang, Beto kembali mencetak gol. Lagi-lagi, tandukan striker Samba yang disuplai crossing Thierry dari sisi kiri, tak bisa dihalau kiper skuad asuhan Siswantoro. Arema memimpin 2-0. Meskipun pertandingan uji coba, peraturan atau law of the game tetap berlaku bagi Arema maupun Persekam.
Defender Metro FC melanggar Greg di kotak terlarang. Kayamba, yang dikenal paling tenang dalam mengeksekusi penalti, langsung mengambil alih titik putih. Dengan mudah, pemain berusia 40 tahun ini langsung menipu kiper Persekam. Menit 25, Arema unggul tiga gol dari Metro FC.

Enam menit sebelum pertandingan babak pertama berakhir, Beto lagi-lagi membuat gol. Menit 39, Beto yang menerima bola nyaman di area dalam kotak penalti sukses melesakkan gol lewat tendangan kerasnya. Arema menutup babak pertama dengan skor 4-0. Memasuki babak kedua, seluruh pemain Arema yang sudah main di babak pertama diganti.

Para pelapis dan pemain inti yang tersisa, yakni Benny Wahyudi, Gilang Ginarsa, Yericho Christiantoko, Irsyad Maulana, Reza Mustofa, Egi Melgiansyah, Dendi Santoso, Joko Sasongko, Yandi Sofyan Munawar, Hendro Siswanto dan kiper M Natshir, dimainkan. Karena beberapa penggawa jarang mendapat kesempatan main di pertandingan reguler, Arema babak kedua terlihat sangat gamang dan kurang siap dengan formasi 4-3-1-2.
Setidaknya, Arema babak kedua membutuhkan waktu sekitar 36 menit untuk menciptakan gol. Adalah Yandi Sofyan, pemain muda yang bakal menjalani trial di Brisbane Roar, yang memecah kebuntuan Arema di babak kedua. Golnya menit 81 membuat permainan membaik. Arema unggul 5-0.
Bahkan, tiga menit berselang, Arema kembali mencetak gol penutup. Pemain muda calon bintang masa depan Arema, Irsyad Maulana menutup laga uji coba dengan gol yang menawan. Menit 84, Irsyad yang melakukan penetrasi dari sisi kiri sukses mengelabui defender lawan. Irsyad menendang bola dengan keras ke arah gawang Metro FC. Gol. Skor akhir adalah 6-0 untuk kemenangan klub berlogo singa itu.

RD sendiri mengakui, kedua tim sempat gamang pada menit-menit awal percobaan formasi 4-3-1-2.
“Jujur saja, ini adalah formasi baru. Pemain masih adaptasi. Awal permainan, mereka masih mencari bentuk, lalu akhirya mereka mulai terbiasa dengan formasi ini, dan mulai mencetak gol,” ungkap RD kepada Malang Post kemarin.
Meski demikian, pelatih berusia 46 tahun ini masih melihat banyak celah dan kekurangan dalam uji coba tersebut. Celah yang terlihat jelas dalam laga kemarin adalah kesulitan pemain dalam menempati posisi yang diplot di formasi baru ini.

“Babak pertama dan kedua, kekurangan utama adalah penempatan posisi yang kurang pas, tapi sedikit banyak, laga uji coba ini bisa menyegarkan atmosfer pertandingan para pemain,” tutup RD.

Sumber: Malang Post

About AremaSport

berita tentang arema indonesia dll

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: