kabar berita
you're reading...
Uncategorized

Persipura Takut Aremania

Ruddy : Jangan Banyak Cerewet

MALANG – Belum berlaga dalam partai resmi, Minggu besok (12/5), Persipura Jayapura sudah melontarkan isu yang memanaskan telinga. Persipura mengancam bakal mogok main lawan Arema Indonesia, andai Aremania meluber hingga sentle ban dan bertindak anarkis.
Ketua umum Persipura, Benhur Tomy Mano mengancam, akan menarik timnya jika Aremania membludak dan masuk ke lapangan, Minggu (12/5) nanti.
‘’Kita tidak mau jalannya pertandingan terganggu dengan hal-hal non teknis. Biarkan semua mengacu pada aturan, penonton tempatnya ya di tribun, bukan di lapangan. Itu supaya menjadi perhatian aparat keamanan dan  panitia lokal’’ ujarnya tegas.
Ditambahkannya, panitia harus jauh hari mengantisipasi hal tersebut. Pasalnya, pengalaman sebelumnya kejadian tersebut terjadi.  ‘’Kalau tetap dipaksakan ada penonton di situ (sentle ban, Red.), Persipura tidak akan bermain. Ini ketegasan kami. Jangan sampai pertandingan ini ternoda hanya karena hal-hal yang tidak sesuai aturan,’’ tambahnya
. ‘’Kita dapat tekanan psikologis saat lawan Sriwijaya FC Palembang, karena ada suporter masuk ke pinggir lapangan. Ini atensi Persipura terhadap Panpel Arema dan aparat,’’ ungkap Benhur.
Sementara itu manejer Persipura Rudy Maswi  mengajak pihak tuan rumah patuh aturan. Pihaknya berharap tuan rumah menjunjung tinggi aturan demi kemajuan sepak bola nasional. ‘’Marilah kita taat pada aturan dalam rangka memajukan sepakbola Indonesia. Ini semua demi kepentingan nasional,’’ harapnya.
Ucapan Benhur ini didasari oleh isu dan asumsi dari Persipura, bahwa panpel Arema bakal mencetak tiket melebihi kapasitas Stadion Kanjuruhan.
Pihak Persipura mengklaim, panpel Arema bakal mencetak tiket lebih dari 45 ribu seat yang jadi kapasitas maksimum dari Kanjuruhan. Itu bisa membuat Aremania membeludak.
Namun, Ketua Panpel Arema, Abdul Harris, dengan lantang membantah tuduhan ini. ‘’Itu tuduhan yang tidak berdasar dan ngawur! Kita tiap pertandingan cetak tiket 33 ribu lembar untuk ekonomi dan 2.200 untuk VIP dan VVIP. Apa ada bukti kami cetak tiket lebih dari kapasitas stadion 45 ribu? Gak Ada! Itu ngawur,’’ ujar Harris kepada Malang Post.
Menurutnya, tiket dicetak seperti biasa, dengan kapasitas yang masih bisa dijangkau oleh Stadion Kanjuruhan. Untuk mengatasi membeludaknya suporter, panpel sudah menyiapkan antisipasi. Yakni, mendirikan tiga buah big screen di luar stadion bagi Aremania yang tak kebagian tiket masuk.
Panpel juga sudah memasang barikade di gerbang, berjaga-jaga ada gate yang jebol. Selain itu, pengamanan sudah ketat, karena melibatkan ratusan polisi, tentara, satpol pp serta pengamanan lain yang terkait untuk laga lawan Persipura.
‘’Kita pasang tiga big screen di luar, demi memberi kesempatan Aremania yang tak dapat tiket untuk nonton laga. Tuduhan kami cetak tiket melebihi kuota stadion itu tak berdasar. Saya tersinggung. Itu menyinggung profesionalitas panpel yang selama ini selalu sukses menyelenggarakan pertandingan dengan baik,’’ ujar Harris geram.
Tuduhan dan justifikasi pihak Persipura bahwa panpel mencetak tiket melebihi kuota didasari karena Persipura takut dengan Aremania. Dengan ‘perlakuan’ yang diterima Arema saat di Papua, bisa jadi jumlah Aremania bakal membirukan Stadion Kanjuruhan, bahkan tumpah ruah hingga luar stadion. Ini yang bikin Persipura harus mengancam.
Namun, kalau memang Persipura terlalu takut dengan Aremania, panpel dengan besar hati dan siap, bakal menyediakan kendaraan taktis atau rantis. Andai pihak Persipura menginginkan rantis, tentu akan dipertimbangkan oleh pihak panpel Arema. ‘’Silakan saja usulkan. Kami panpel akan pertimbangkan,’’ tambah Harris.
General Manager Arema, Ruddy Widodo pun merasa tersinggung dan geram terhadap isu yang dilontarkan oleh pihak lawan. Menurutnya, olahraga sepakbola itu olahraga laki-laki. Karena itu, harus bertanding dengan jantan, layaknya laki-laki sejati, bukan olahraga penakut.
‘’Sepakbola itu olahraga laki-laki. Ayo kita selesaikan secara laki-laki! Jangan banyak cerewet dan paranoid duluan. Belum-belum sudah takut sama suporter. Ayo bertarung di lapangan dengan fair dan jantan. Menang dengan fair, kalah juga dengan fair,’’ kecam Ruddy, ketika dikonfirmasi Malang Post.
‘’Persipura takut dengan Aremania. Mungkin karena sadar, Arema saat bertandang di Papua juga ‘dianiaya’. Tapi, kita beda. Arema ditekan di sana, kita gak kakehan cangkem. Kita santai saja. Sekarang giliran main di sini, Persipura takut tekanan Aremania,’’ tutup Ruddy.

Iklan

About AremaSport

berita tentang arema indonesia dll

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: